Fenomena alam yang normal biasanya hanya akan mendaratkan 3 buah hujan di bumi, yaitu hujan air, es, dan salju. Lantas, bagaimana jika misalnya kita mendapati bahwa yang turun dari langit itu adalah mahluk hidup?

Pada tahun 2005 lalu, sebuah tempat yang terletak di bagian barat laut Serbia sempat dihebohkan dengan sebuah kejadian di mana ribuan katak mendarat dari langit, yang kemudian dikenal dengan sebutan ‘hujan katak’.

Kejadian aneh ini memang sempat menimbulkan kepanikan dari warga sekitar, dan beberapa penduduk dunia bahkan menilai hal tersebut sebagai tanda dari akhir zaman.

Padahal setelah menjalani penelitian yang panjang, pemerintah setempat akhirnya mengeluarkan statemen bahwa hujan katak tersebut hanyalah sebuah fenomena meteorologi semata.

Katak-katak tersebut sebenarnya masih berasal dari bumi, dan bukan datang dari luar angkasa seperti dugaan orang awam.

Dikarenakan adanya sebuah badai yang menyapu hewan amfibi tersebut, kemudian menjelajahi jarak hingga berkilo-kilo meter jauhnya di atas angkasa.

Kemudian setelah badai reda dan angin menjadi tenang, maka ribuan katak yang telah berkumpul di satu titik tersebut jatuh berbarengan sehingga nampak seperti sebuah hujan katak.

Para peneliti bahkan menilai hal tersebut tidak terjadi sekali saja, melainkan bisa menimpa setiap warga di belahan dunia ini jikalau baru-baru ini terjadi sebuah badai yang membawa binatang kecil tersebut ke angkasa.

Di saat yang bersamaan, hujan tersebut pun tak hanya sebatas katak saja, juga bisa berupa ikan, cacing, laba-laba , dan berbagai macam hewan kecil lainnya.

Berbeda dengan pemikiran sekte-sekte tertentu yang tersebar di seluruh dunia, sebagian besar ilmuwan akhirnya percaya bahwa garam, batu, ikan, atau katak dapat tertarik ke dalam pusaran angin putting beliung dan diendapkan begitu badai tersebut menyentuh daratan dan kehilangan energi hisapnya.

Sekalipun fenomena ini sudah terjawab dengan sisi science dan dapat menenangkan para warganya dari hal-hal mistis, akan tetapi tetap saja bisa menjadi horror tersendiri bagi beberapa orang yang takut terhadap binatang yang hidup di dua alam tersebut.

Kategori: Informasi