3 Perkembangan Kognitif Buah Hati yang Harus Dimengerti

Memahami perkembangan kognitif Si kecil dengan baik tentu akan memberi nilai tambah bagi orang tua. Sebab dengan pengetahuan tersebut maka kedua orangtua dapat membantu memberikan yang terbaik agar tumbuh kembangnya berlangsung secara optimal.

Sebab zaman sekarang sangat lazim orang tua tidak banyak memiliki waktu untuk mendukung tumbuh kembangnya. Kendati demikian hal tersebut tidak dapat dipermasalahkan karena kesempatan yang ada sebaiknya dimaksimalkan untuk mendampingi si kecil. Karena itu sangat penting memahami tumbuh kembang kognitif nya.

Tahapan Perkembangan Kognitif Anak

Perkembangan kognitif setiap anak tidak sama. Sangat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Salah satunya adalah rangsangan serta asupan gizi yang memadai. Ada juga yang berlangsung lebih cepat Ataupun lebih lambat. Kadang ada juga yang tepat pada waktunya.

Kendati demikian hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan oleh orang tua. Perhatikan saja Perkembangan secara kognitif yang dilalui oleh si Buah hati dan berilah semua kebutuhannya secara maksimal.

0-1 Tahun

Perkembangan secara kognitif pada umur 0 sampai 1 tahun seorang anak merupakan salah satu peristiwa yang sangat menakjubkan. Sebab diawali dengan anak yang tidak dapat melakukan apa-apa dan pada akhir tahun pertama si kecil sudah mulai belajar untuk membedakan serta mengucapkan kata-kata sederhana.

Perkembangan tersebut antara lain dapat mengenali rasa pada makanan,  membuat perbedaan nada dan volume berbicara, serta  mampu mengenali wajah anggota keluarganya dengan baik. Anak juga mulai dapat menirukan berbagai macam ekspresi yang yang dilakukan oleh orang dewasa di sekitarnya.

Usia 1 – 2 Tahun

Memasuki usia 1 sampai 2 tahun fungsi kognitif anak semakin berkembang. Ciri-ciri yang dapat terlihat jelas adalah mampu merespon kata serta dapat meniru ucapan orang dewasa dengan gaya bahasanya sendiri.

Di usia ini juga anak mulai senang mengeksplorasi lingkungannya. Dengan cara mulai meminta keluar rumah serta memperhatikan benda-benda bergerak seperti kucing atau anjing yang sedang lewat.

Usia 2 – 3 Tahun

Pada usia 2 sampai 3 tahun perkembangan kognitif anak akan semakin bertambah baik. Si kecil mulai dapat menirukan perilaku orang dewasa di sekitarnya seperti ingin membantu membersihkan rumah serta membereskan peralatan yang ada.

Si kecil juga dapat menanggapi perintah sederhana misalnya mengambilkan pensil atau buku dengan tepat. Selain itu pula juga dapat menyebutkan beberapa kategori benda dengan benar misalnya mana yang termasuk hewan dan bunga. Anak juga mulai dapat mengungkapkan keinginannya seperti minum atau makan jika lapar.

Memahami perkembangan kognitif anak akan membantu orang tua bagaimana caranya memberikan stimulus serta asupan yang terbaik untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Sehingga mereka dapat memaksimalkan seluruh kesempatan yang dimiliki agar anak mendapatkan sebanyak mungkin stimulus terbaik.

Kategori: Kesehatan